Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan Syariah
Diposkan oleh
Zaenal Abidin
di
Tuesday, May 07, 2013
Kumpulan Contoh Makalah - Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan Syariah Ikatan Akuntansi Indonesia
Kerangka dasar merupakan rumusan konsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan bagi para pemakai eksternal. Adanya perbedaan karakteristik antara bisnis yang berlandaskan pada syariah dengan bisnis konvensional menyebabkan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) mengeluarkan kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan bank syariah (KDPPLKBS) pada tahun 2002.
KDPPLKBS selanjutnya disempurnakan pada tahun 2007 menjadi kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah KDPPLKS. Penyempurnaan KDPPLKS terhadap KDPPLKBS dilakukan untuk memperluas cakupnya sehingga tidak hanya untuk transaksi syariah pada bank syariah, melainkan juga pada jenis institusi bisnis lain, baik yang berupa entitas syariah maupun entitas konvensional yang bertransaksi dengan skema syariah.
Pada bagian pendahuluan KDPPLKS, dilakukan penyempurnaan, khususnya mengenai pemakai dan kebutuhan informasi, paradigma transaksi syariah, asas transaksi, dan karakteristik transaksi syariah. Pada bagian tujuan laporan keuangan terdapat tambahan tujuan selain yang diatur dalam KDPPLK, yaitu tujuan laporan keuangan yang terkait dengan:
KDPPLKBS selanjutnya disempurnakan pada tahun 2007 menjadi kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah KDPPLKS. Penyempurnaan KDPPLKS terhadap KDPPLKBS dilakukan untuk memperluas cakupnya sehingga tidak hanya untuk transaksi syariah pada bank syariah, melainkan juga pada jenis institusi bisnis lain, baik yang berupa entitas syariah maupun entitas konvensional yang bertransaksi dengan skema syariah.
Pada bagian pendahuluan KDPPLKS, dilakukan penyempurnaan, khususnya mengenai pemakai dan kebutuhan informasi, paradigma transaksi syariah, asas transaksi, dan karakteristik transaksi syariah. Pada bagian tujuan laporan keuangan terdapat tambahan tujuan selain yang diatur dalam KDPPLK, yaitu tujuan laporan keuangan yang terkait dengan:
- Pemberian informasi dan peningkatan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.
- Pemberian informasi pemenuhan kewajiban fungsi sosial entitas syariah.
Pada bagian asumsi dasar, selain diatur asumsi “dasar akrual” dan ”kelangsungan usaha (going concern)”, juga diatur bahwa penentuan bagi hasil harus didasarkan pada dasar kas. Pendapatan atau hasil yang dimaksud ditentukan bagi hasil dari laba bruto (gross profit).sementara itu, bagian unsur-unsur laporan keuangan mengatur antara hal-hal berikut:
* Rizal yaya, akutansi perbankan syariah: teori dan peraktik kontemporer, (Jakarta: salemba empat, 2009), hlm. 80.
Entri terkait dengan "Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan Syariah":
- Komponen laporan keuangan entitas syariah meliputi komponen laporan keuangan yang mencerminkan antara kegiatan komersial, kegiatan sosial serta kegiatan dan tanggung jawab khusus entitas syariah.
- Unsur neraca entitas syariah terdiri dari aset, kewajiban, dana syirkah temporer, dan ekuitas.
- Unsur kinerja terdiri dari penghsilan, beban, dan pihak ketika atas bagi hasil.hak pihak ketiga atas bagi hasil bukan unsur beban walaupun secara perhitungan dikurangkan dalam penentuan laba entitas*.
* Rizal yaya, akutansi perbankan syariah: teori dan peraktik kontemporer, (Jakarta: salemba empat, 2009), hlm. 80.
Entri terkait dengan "Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan Syariah":
Related Posts: Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan Penyajian Laporan Keuangan Syariah
Label Clouds
Afektif
Akuntansi Syariah
Alokasi Pendapatan Negara
Bahasa Indonesia
Bank Syariah
Bencana Alam
Dasar Pendidikan
Ekonomi
Ekonomi Indoneisa
Ekonomi Islam
Ekonomi Syariah
Etos Kerja Muslim
Evaluasi
Fikih
Hubungan
Ilmu Pendidikan Islam
Imam Al-Ghazali
IPI
Jual Beli
Kalimat
Kodifikasi
Kompetensi
Kompetensi Psikomotor
Kumpulan Hadist
Laporan Keuangan
Makalah
Manajemen Islam
Materi Kuliah
Metode
Metode Pembelajaran
Metodologi Studi Islam
Muhkam Mutasyabih
Otonomi Daerah
Pancasila
Pembelajaran
Pendidikan Islam
Pengeluaran Negara
Pengertian
Pengertian Islam
Pengukuran
Penilaian
Perbedaan
Psikomotor
Sejarah
Sejarah Akuntansi
Sejarah Pendidikan Islam
Sejarah Peradaban Islam
Studi Qur'an
Sumber Ajaran Islam
Syari'at
Tasawuf
Tes
Thoharoh
Umar bin Khattab